Senin, 16 Januari 2012

Missing It

Entah bahagia atau sedih yang harusnya saya rasakan saat ini. Kemarin-kemarin baru saja terpikir indahnya hari saya, karena saya ada dalam lingkungan yang baik. Keluarga yang baik, teman kantor yang baik, sahabat yang baik, teman kampus yang baik, keluarga rohis, dan masih banyak lagi nikmat Nya yang begitu indah. Hal-hal itu seharusnya jadi penguat hati, tak pantas satu kesedihan membuat hidup terus berlarut dalam kesedihan, ingat nikmat dari Nya jauuuuuh lebih banyak dan bersyukur adalah hal terbaik agar kita mampu merasakan indahnya nikmat-nikmat itu.

Mungkin saat ini kekecewaan yang saya alami, sedih, down dan rasanya ingin menangis tapi saya tak mampu untuk menangis. Yang saya lakukan saat ini adalah mencoba terus meyakinkan dan menguatkan hati saya. Ini adalah jalan terbaik dari Allah, bisa jadi ini teguran buat saya yang selama ini banyak lalai banyak khilaf dan banyak melakukan kesalahan. Atau mungkin memang saat ini waktu yang Allah berikan untuk saya untuk terus melakukan improvisasi dalam diri saya agar saya menjadi manusia yang lebih kuat, tegar, sabar, dan meningkatkan imtaq saya. Atau mungkin karena Allah tau, saya belum siap, atau karena saya masih perlu banyak lagi belajar, atau karena saya belum bisa memanage waktu dengan benar. Ya Allah bantulah saya menguatkan hati untuk bisa menerima ini semua.

::Alhamdulillah, kemarin, hari ini, besok dan seterusnya aku bahagia::

Itu kalimat yang saya suka, bukan sekedar kalimat ungkapan hati, tapi juga jadi kalimat penguat hati saya. Yang saya yakini adalah nikmat dariNya jauh lebih banyak dan tak akan sanggup jika harus saya sebutkan. Dengan hilangnya satu kesempatan ini, apa hilang juga ladang amal untuk saya? Hilang juga satu tempat belajar buat saya? Hilang juga kesempatan saya untuk menempa diri agar bisa menjadi manusia yang lebih dewasa. Hilang juga tempat saya berbagi ilmu dan pengalaman?

Hilang, apa sih kehilangan itu. Yang saya tau hilang atau kehilangan adalah terambilnya satu atau lebih sesuatu yang kita punya. Entah terambil atau habis (kesempatan) atau mungkin karena sementara tak bisa kita miliki. Karena kehilangan, hati manusia bisa berubah, ada yang tetap merasa biasa saja, ada yang berubah menjadi tak baik, ada yang berubah semakin kuat, dan ada juga yang merasa hancur.

Yang saya rasa saat ini adalah sedih, ingin rasanya bisa menangis. Saya hanya mencoba terus meyakinkan hati saya, menguatkan hati saya. Allah maha pembolak-balik hati. Sabtu kemarin banyak alasan yang membuat saya bahagia, mulai dari rindu yang terobati karena saya diberi kesempatan hadir ke acara Rohis SMK Telkom. Jumat nya saya bisa memulai kembali mentoring dengan adik2 di SMK Telkom, 3bulan ini pembinaan diri saya pun mulai berjalan dengan baik. Teman-teman di kampus begitu baik, bersama mereka saya merasa bahagia. Sampai-sampai sabtu kemarin teman-teman kampus sedikit bertanya-tanya ::intan kenapa::, ada yang menjawab ::intan lagi bahagia::. Iya memang seperti itu kondisi nya, saya sedang bahagia.

Namun minggunya, suasana hati dalam sekejap berubah. Berubah 180’, hmm sepertinya tidak, itu terlalu berlebihan. Kira-kira berubah 90’, setelah membaca sebuah sms yang saya terima. Ya Allah, apa arti ini semua. Apa yang harus saya lakukan. Mengapa Engkau berikan ini pada ku? Saat itu juga, beribu pertanyaan tertanam dalam diri saya. Ingin menangis rasanya, namun tempat yang tak mendukung (orang lagi di metro-mini). Dan mood pun berubah mengikuti kondisi hati. Ayolah intan kuat, kamu bisa, ada rencana lain yang jauh lebih indah. Sabar adalah obatnya, jangan lupa bersyukur. Dan jadikan ini bahan renungan mu, apa saja kesalahan atau kekurangan atau apalah yang memang belum atau sudah kau lakukan.

Tanpa ini, kamu masih bisa terus belajar. Tanpa ini, tak seharusnya kamu kehilangan semangat mencari dan berbagi ilmu. Kamu masih bisa berbagi dengan yang lain. Kamu masih punya banyak teman, banyak keluarga, banyak sahabat, dan tanpa ini kamu masih bisa tetap berbagi pengalaman dan ilmu ke mereka. Tanpa ini, kamu masih bisa menjadi manusia yang bermanfaat. Tanpa ini, kamu jadi punya waktu lebih untuk memperbaiki diri. Jangan pernah berhenti belajar, jangan pernah merasa sendiri, jangan pernah merasa karena kehilangan satu kesempatan berbuat baik maka Allah tutup jalan yang lain untuk kita berbuat baik. Masih banyak jalan kebaikan yang bisa dilakukan. Yakinlah intan :)

Seindah apapun rencana kita, jauh lebih indah rencana Allah untuk kita. Believe it :)


-Int-

2 comments:

blush on mengatakan...

intan kenapa?? spertinya sebabnya dari sms itu.. You win because You lose.. semua terjadi karena suatu alasan.

Intan Wahyuni mengatakan...

iya lidia, sms itu pesan buat intan, kehilangan satu hal inti pesan nya, jadi yah missing it, but not leave itu

Poskan Komentar