Senin, 23 Januari 2012

Curhat, Intinya mau bilang Thanks and I Love You

Hari ini libur kerja, dan ga ada kuliah juga. Alhamdulillah ngerasain lagi yang nama nya liburan, meski cuma sehari tapi berasa banget. Mungkin karena terbiasa dengan full activity jadi sehari dirumah terasa panjang waktunya. Bingung mau ngapain lagi, kerjaan rumah udah selesai, dari tadi juga udah online, tidur siang juga udah :D. Enaknya nge-blog kalo gitu, sambil nunggu waktu sore. Hari ini ada janji silaturahim ke rumah sahabat SMK. Lama ga kesana, tapi sedikit sedih karena satu sahabat ga bisa jadi ikutan. Padahal mau temu kangen, tapi yasudahlah, saya mengerti dia sedang dalam masa sibuk dengan tugasnya.
Tapi kali ini juga bingung, mau buat tulisan tentang apa. Curhat aja kayanya deh, hhehee :D. Jam segini biasanya di kantor lagi berasa beratnya, menahan kantuk karena harus kerja. Giliran dirumah ada waktu malah susah tidur, padahal semalam juga cuma sebentar tidur. Entahlah ini kenapa, efek suasana hati mungkin yah (tapi ini bukan galau loh). Harusnya sih saya merasa senang dengan apa yang terjadi, tapi saya ga merasakan itu, tapi ga sedih juga. Nah loh, jadi gimana dong :D. Hhihii, saya merasa flat :|
Baiklah, hidup masih berlanjut. Tapi jujur saya bahagia jika harus saya rundown kehidupan saya. Kenapa? Karena saya beruntung, karena saya punya banyak teman baik, karena saya punya sahabat terbaik, karena saya ada dalam lingkungan yang baik, karena saya punya keluarga yang kuat, karena saya punya ibu yang tegar dan hebat buat saya (guru terbaik dalam hidup), karena saya punya dunia yang indah buat saya.
Meski terkadang saya merasa lelah atas hidup saya. Harus pergi sebelum terang dan baru sampai rumah saat gelap dari kantor, dan ini dijalani setiap hari senin sampai jumat. Sabtunya harus pergi pagi untuk ngaji dan kuliah. Minggu nya kuliah seharian. Terus kapan saya istirahat? Malamnya dipakai untuk mengerjakan tugas kampus dan lain-lain. Istirahat yang sebenarnya hanya akan dirasakan di kehidupan berikutnya. Sejauh ini saya merasakan itu semua, menikmatinya dengan rasa syukur, jadi ga berat buat saya.
Toh, imbalan dari Allah jauh lebih banyaaaak buat saya. Kebahagiaan, dan kenikmatan ini belum tentu bisa semua orang rasakan.
Di kampus saya punya banyak teman, mereka ramah, baik, dan mengerti saya. Mereka selalu bisa membuat saya tersenyum dan tertawa bahagia. Meski harus menjadi korban ledekan mereka, tapi sejauh ini mereka menghargai saya dan menyayangi saya, begitu pun saya menyayangi mereka. Mereka sama seperti saya, harus berjuang lebih dalam hidup ini, malah ada yang sudah berumah tangga dan punya anak. Widiiw, mereka lebih complicated kan. Tapi mereka masih bisa juga terus tersenyum, tidak menganggap hidup ini beban. Tapi hidup ini adalah kebahagiaan. Thanks kawan, kalian memberi warna dalam hari ku. Love you all :)
Di kantor, ini nih tempat paling banyak kasih kepenatan. Jatuh bangun kondisi hati karena kerjaan sering berpengaruh dalam keseharian. Dari kontrak yang suka ga jelas, dari kerjaan yang team lain sering banget bikin revisi dan kesalahan terlempar ke team saya, dll. Hmm, tapi itu tantangan nya. Kerja disini nikmat banget. Orang-orang nya hebat, pintar, dan ada beberapa yang jadi tempat saya berbagi. Ga cuma masalah kerjaan, tapi juga masalah kampus, masalah di rumah sampai masalah agama dan hati pun ada :D. Yah, nama nya juga dunia heterogen. Jadi di kantor saya bisa dapat banyak pengalaman, dari tentang kehidupan berkeluarga, bersosialisasi, bercita-cita, dan masih banyak lagi. Kebersamaan disini tak bisa dijual dengan uang. Dan ini yang membuat saya berat untuk pindah dari kantor ini. I love you all :)
Di rumah, jadi obat dari semua yang terjadi. Senyum ibu, nasihat ibu, tawa dari adik2, weew, ini nikmat yang belum tentu bisa di dapat sama semua orang. Hhihiii, maaf yah bukan nya mau buata iri, tapi teman2 saya yang kuliah dan merantau suka merasakan rindu dengan keluarga. Yaiyalah, keluarga is number one. Karena mereka ada paling pertama saat kita sedih atau senang. Mereka penguat hidup kita. Mereka bisa jadi masalah, tapi justru itu yang membuat saya bisa dewasa. Mereka adalah tujuan hidup saya nomor 2 setelah Allah. I love you mama, I love you my sisters, I love you All.
Masih banyak lagi alasan kebahagiaan hidup saya, dari adik2 rohis SMK Telkom, teman-teman ngaji, kakak2 alumni, dan smua yang turut memberi warna dalam hidup saya.

Thanks for All of You. I Love You caused by Allah :)

-Int-

2 comments:

blush on mengatakan...

Hidup adalah perjuangan ntan, jadi tetap semangat,, SEMANGAT 1305% :D

Intan Wahyuni mengatakan...

weew, semangatnya besar amat lid, hati-hati, sakit nya dalem tuh, kalo terlalu bersemangat :p

Poskan Komentar