Langsung ke konten utama

Dalam Diam

dalam diam,
indah pelangi ku rasakan,
hening saat tetesan air hujan perlahan pergi,
membawa damai hati ini,
tenang terasa,
tapi hati jadi bertanya-tanya,
akankah pelangi datang lagi esok untuk ku,

dalam diam,
ku rasakan kehangatan mentari,
saat pelangi perlahan pergi,
ada senyum terlihat,
menguatkan hati ini,
meyakinkan diri bahwa esok ku akan indah,
meski tanpa pelangi,

dalam diam,
gelap malam bisa terabaikan oleh ku,
ada bulan yang cahayanya menemani sujud ku,
meyakinkan diri,
tak harus pelangi yang jadi alasan kebahagiaan ku,

dalam diam,
ku sempurnakan sujud ku pada Sang Penggenggam Cinta,
mengadu dalam khusyu’,
mengungkapkan seribu tanya kepadaNya,
baik kah? buruk kah? indah kah? atau apa?
apa jawaban untuk ku dari Nya,

dalam diam,
ku teruskan penantian,
penantian yang tak tau ku kapan akan berakhir,
kapan pelangi akan hadir menemani,
penantian yang akan memberi jawaban indah,
indah karena jawaban itu dari Nya,

dalam diam,
tersadar ku akan hari,
tanpa pelangi,
ada mentari yang menghangatkan,
tanpa pelangi,
ada bulan yang cahaya nya menemani gelap malam,
indah, begitu indah nikmat dari Nya,

dalam diam,
terus ku nanti jawaban dari Nya,
Dia sang penggenggam cinta,
Sang pemilik dunia,
Sang pembolak balik hati,
Dia Allah yang jadi tujuan hidupku,

dalam diam,
ku biarkan pelangi,
terus berjalan melewati hari,
memperbaiki dan mempersiapkan untuk pertemuan nanti,
menguatkan warna agar lebih indah,

dalam diam,
terus ku yakini hati,
jika takdir ku bersama pelangi,
Allah akan kirim pelangi kembali hadir untuk ku,
pelangi yang warna nya mewarnai hari ku,
tapi jika harus tanpa pelangi,
masih ada mentari dan bulan yang Allah kirim untuk temani hidup ku

-Int-


Komentar

Postingan populer dari blog ini

3G "Karena Kalian Istimewa"

3G kali ini bukan kepanjangan dari Gara-Gara Galau, hhehee, tapi 3G kali ini adalah "Geng Gaul Generation". hmmm, emang sih, sepintas terlihat norak, atau berlebihan. But we don't care :p. Because this is us!  Yups, geng yang terbentuk dari sekumpulan karyawan-ka ryawati muda di kantor ini. Yang mana kita semua yang ada di geng ini ngaku punya jiwa muda. Uhuuukk, kemudian merasa tertohok. Emang sih ga semua nya muda, ehh tapi kita juga ga tua2 ba n get kok. Wait wait, sebelum masuk ke perkanalan personil, izinkan aku untuk ngenalin lebih dalam apa itu 3G, apa itu tujuan kami, dan a lasan 3G terbentuk. Bersiaaappp!!! 3G, menas Geng Gaul Generation . Personil nya saat ini ada 8 orang , dengan kelahiran tahun 1 994 sampai dengan seterus nya. Hhehee . Kami terdiri dari 5 orang wanita, dan 3 orang lelaki. Ga bisa di pungkiri, kalo kita terbentuk secara aneh, dan emang rata2 kita semua punya keanehan masing-masing. (keanehan nya dibahas di paragra f bawah yee :p).

Email Bahasa Inggris

Yah, itu email dalam bahasa inggris pertama yang saya dapat setelah satu tahun sudah bekerja di salah satu perusaah telekomunikasi di Indonesia. Berawal dari re-organisasi perusahaan tempat dimana saya bekerja, sekitar Maret 2011. Awalnya jobdesk saya di perusahaan ini sebagai technical support untuk support alokasi aktivasi dan improvement link. Dan itu hanya berlaku selama 5 bulan sejak pertama saya bekerja disini (saya masuk perusahaan ini November 2010). Waktu 5 bulan bukanlah waktu yang lama buat saya. Saya merasa 5 bulan tersebut sebagai masa adaptasi yang begitu cepat di perusahaan ini. Dengan organisasi yang baru saya tetap pada team yang sama seperti sebelumnya, bedanya adalah koordinator yang tadinya 2 orang sekarang menjadi satu orang, masih dengan rekan team yang sama, dan kali ini berganti Manager, Div Head serta Grup Head saja. Alhamdulillah, saya mendapat team yang begitu keren, hebat, dan Manager yang begitu care kepada kami (OS nya). Kembali ke pembicaraan meng

Hujan Tak Pernah Salah

Jangan salahkan hujan, karena hujan tak pernah salah.  Hujan hanya menjadi sebaik-baik ciptaanNya, tunduk dalam taqwa atas perintahNya. Tak seperti kita manusia, yang diciptakan dalam sebaik-baik ciptaan dengan keistimewaan akal, namun apa?  Lebih banyak mengabaikan dan melalaikan perintahNya.  Menghujat atas apa yang terjadi bahwa ini bentuk ketidak-adilan.  Padahal?  Siapa yang sebenarnya salah? Apa banjir karena hujan? Bukan!  Tapi kita yang merusak lingkungan. Hujan selamanya menjadi hujan, turun atas perintahNya, membawa keberkahanNya untuk makhluk ciptaanNya yang lain.  _Inspirasi di perjalanan Mabit ke Masjid BI bersama Irna_ -int-