Minggu, 25 Desember 2011

Mabit

Jakarta, 24 Desember 2011

Jumat malam sebelumnya aku yang harus lagi pulang malam dari kantor karena ada sedikit training dari seorang sahabat. Yah memang training, meski kami satu divisi tapi kami beda department. Selama ini di kantor pekerjaan saya full koordinasi dengan internal beda dengan dia yang harus berhubungan juga dengan external team (perusahaan lain). Nama teamnya aja 3th party. Beda lagi pekerjaan saya dengan dia, saya yang sama sekali tidak berhubungan dengan kertas print out (biasanya dibilang less paper). Meskipun sama-sama tergolong administrasi, tapi beda banget kerjaannya. Team saya namanya Capacity Management ini kental sekali dengan telekomunikasi, beda dengan team 3th party yang benar-benar full admin. Sama Division Head diminta membantu tugas akhir tahun, karena sahabat saya sudah banyak juga yang dikerjakan. Walah mana ngerti aku nir, apa yang harus aku lakukan #Cuma bisa senyum dan terima nasib, gara-gara siangnya salah ngomong ditanya order refleks jawab udah agak sepi karena mulai banyak yang cuti. Yo wes, ikutin aja deh, meski jadi ada tambahan kerjaan liburan.

Sabtunya 24 Desember 2011. Biasanya setiap sabtu pagi jadwal saya untuk mentarbiyah diri, namun karena MR saya sudah seminggu anaknya sakit jadi pertemuan ditiadakan. Efek pulang malam sepertinya, kondisi tubuh drop lagi, padahal baru mulai membaik setelah dua minggu sebelumnya kurang sehat. Ga yakin ini bisa diizinin pergi nanti malam. Ok, coba istirahat dulu, berhubung ngaji libur juga. Ternyata sampai hampir siang kondisi badan masih ga baik. Ya Allah, pingin banget ikutan mabit di BI.

Coba paksakan diri untuk bangun, kerjain tugas – tugas rumah. Sampai ba’da dzuhur akhirnya kelar juga. Lumayan berkurang dan dibantu dengan makan mendingan #hhehee, alhamdulillah bisa jadi pergi mabit nih. Mumpung libur gpp kali tidur siang, kerjaan kan udah kelar, nanti sore sebelum sedikit bantu ibu lagi #lagi-lagi biar dipermudah perizinan nya :D

Done yah mah, cucian - rapih rumah, tapi gosokan nya besok aja :D. Alhamdulillah dapat izin, positif thinking aja kan Allah itu mengikuti prasangka hambaNya. Berangkat deh ke BI 4.30. Baru mau nyebrang di telpon adik kelas (memang janjian bareng sama dia sih di halte harmoni). Awalnya dia tanya udah berangkat atau belum ka, sudah jawabku, lalu ::ka papa ku mau ngomong::. Weew, deg deg-an, bertanya-tanya, ada apa ini, haduuh takut dikira ngajakin ke acara yang ga bener. Sambil nahan jawab satu per satu pertanyaan papanya tika dengan senyuman dan sekuat mungkin buat suasana santai. Alhamdulillah done lagi, ternyata papa nya hanya ingin tau ada acara apa, siapa aja yang ikutan, dll #nama nya orang tua, harus tau anak nya mau pergi kemana sama siapa dan ngapain, apalagi anaknya cewe.

5.15 sampe halte harmoni, telat 15 menit dari perjanjian, tapi ternyata yang janjian jauh lebih telat. Ok deh ku tunggu di halte harmoni, Cuma bisa diam, lihat orang mondar mandir, ramai, clingak clinguk, dalam hati ::biar hari sabtu gini busway tetep aja rame nya ga ketulungan::. Lama yah, ga berasa udah 5.45, lumayan 30menit-an menunggu. Akhirnya datang juga :D. Perjalanan dilanjutkan hingga tiba di BI 5.55. Pas banget baru masuk masjid adzan berkumandang. Langsung ambil wudhu terus shalat maghrib berjamaah, selesai nya tilawah. Karena Tika lapar, ayo deh kita cari makan diluar sambil nunggu isya. Tika makan nasi goreng, aku dan delina makan siomay #padahal lagi ngejaga buat ga makan malam :D, tapi tetep aja biar beli setengah porsi masih ga habis, alhamdulillah dibantuin tika, terima kasih juga tika jadi aku ga jadi temen nya syetan (ingat waktu SMK kalo makan sering ga habis dan di tegur sama sahabat 3th sebangku ku, ::ihh intan temen nya syetan, makan nya ga habis::

Kembali ke mabit, selesai makan, waktunya shalat isya. Ada kajian bersama Ust Amir Faisol dengan materi Kandungan Q.S Al-Haqqah :1-52. Tumben malam ini ga ada ngantuk sedikitpun, dan begitu semangat mendengarkan kajian. Subhanallah materi yang dibawakan ngena banget, bermanfaat insyaAllah, dan menjadi pengingat diri ini yang ternyata banyak sekali lalai #astaghfirullah, ampuni aku ya Allah L. Ka Asih pun akhirnya sudah hadir di tengah materi, sesuai janjinya membawakan bekal brownies buatan nya. Hmm, yummie, enak nya, coklat banget #lagi-lagi makan, gpp deh sehari aja ngelanggar nya o.O. Selesai materi pertama, kanjut materi tentang Adab oleh Ust Fadlyl Utsman. Jam 11 malam, masih juga belum sedikitpun merasa ngantuk. Kemudian mabit dilanjutkan dengan tilawah bersama per kelompok, kebagian baca juz 12A, yang lain cepet baca nya, kok aku ga bisa secepat mereka yah, mungkin karena terbiasa melambat bacanya, gpp deh, yang penting perhatikan tajwid dan makhrojnya :D

11.30 semua dipersilahkan untuk tidur, karena jam 1malam sudah mulai QL lagi 3Juz #weew, banyak aja, padahal udah tau kalo BI memang selalu 3juz, hhehee. Tika dan Delina cari tempat dibawah untuk istirahat, aku menemani ka Asih yang belum makan sekalian beli minum #bekal minum tika habis. 12.30 selesai ka Asih makan, dan selesai bersih-bersih, lalu tidur, meski ga juga merasa ngantuk (mungkin efek kebanyakan tidur sebelumnya), paksakan aja, biar ga ngantuk nanti QL. Tanpa terasa 1.30 Am sudah harus bangun dan melanjutkan rangkaian acara yaitu QL. Shalat pertama berjalan, shalat kedua izin, karena terjadi kecelakan #harus wudhu lagi. Lanjut di shalat ke 3 dan 4, subhanallah selalu terpaku dengan bacaan imam yang satu ini, suaranya indah, bacaan nya indah, dan lagi yang dibacakan juz 29, arti ayat nya dan merdunya bacaan sang imam menggetarkan hati, terseguk ku menangis, menyesali begitu banyak lalai ku, begitu hina diri ku dihadapanNya, begitu sedikit amal ku, akankah aku mendapat syurgaNya atau mederitakah kelak aku di neraka nya yang amat kejam #wallahu’alam, astaghfirullah, tak kuat aku jika harus menerima azab Mu ya Allah

Selesai QL, ada muhasabah, kali ini, lagi aku diingatkan, memori ku berputar pada masa lalu, masa sebelum hari itu, penyesalan ku, dosa ku, semoga terhapus, bergetar hati ku lagi dibuatnya. Malam itu, tak pernah aku merasa seperti itu, mabit sebelumnya, sempat aku menangis, tapi tak seperti kemarin, entah apa yang terjadi, mungkin ini yang disebut dengan cinta Allah. Benar yang disampaikan MR ku pada pertemuan sebelumnya, ::Ingatlah Allah maka Allah akan mengingat mu (q.s al-baqarah : 152). Mungkin karena memang kondisi ku yang sedang tak baik, bisa dibilang futur melanda ku, beberapa bulan sempat vakum tak mentarbiyah diri, karena kelompok ku tak pernah sesuai dengan jadwal ku yang selalu bentrok dengan kuliah. Alhamdulillah, aku merasa Allah masih peduli dengan ku, kelompok baru meski dengan orang-orang yang tak asing lagi dalam hidupku (ada adik kelas dan kk kelas ku, dan guru kimia smk ku yang jadi MR ku). Alhamdulillah, hati ku mulai tertata kembali, iman ku, taqwa ku semoga tetap terjaga, ibadah ku mulai ku perbaiki lagi o.O

Buah dari mengingat Allah, di ingat Allah, ditentramkan hati, dan insyaAllah mendapatkan syurgaNya. Amiin. Wallau’alam bishawab. Mabit ini, begitu luar biasa bagi ku. Aku yang sempat sakit, bisa lebih baik kondisi ku. Hati ku yang banyak terkotori, insyaAllah pun mulai terbaiki, semangat ku tertata lagi. Sadar ku bahwa tak ada yang perlu dikejar di dunia ini, kecuali mengumpulkan bekal sebanyak nya agar kelak mendapat kitab dengan tangan kanan, insyaAllah. Ya Allah aku mencintai Mu. Jadikan aku hambaMu yang hatinya terikat dengan al-qur’an, terikat dengan masjid, yang melakukan sunah rasulMu, yang mencintai saudara seagama ku karena Mu, yang jalan ku mendapat tuntunan dari Mu, yang ridho Mu menyertai hari-hari ku.

Ku kuatkan azzam ku, untuk beristiqomah dalam jalan dakwah ini, hanya melakukan yang membuat Mu ridho. Syukurku pada Mu atas semua nikmat untuk ku, hidup ku, bahagia ku, sehat ku, rezeki ku, sosok ibu yang jadi pengajar hidup ku, adik-adik yang mewarnai ceria ku, sahabat-sahabat ku yang baik yang insyaAllah dan aku memohon agar Engkau tetap mentautkan hati kami karena cinta Mu, teman-teman ku yang baik, orang-orang shaleh yang mengelilingi jalan hidup ku, penjagaanMu akan langkah ku, teguran Mu atas banyak khilafku, dan semua nikmat Mu yang tak sanggup ku ungkapkan karena meski air laut dijadikan tinta untuk menuliskan nikmatMu pun tak akan cukup. Ampuni aku hambaMu yang lemah dan hina ya Allah.


#just curhat


-Int-

0 comments:

Poskan Komentar