Senin, 07 Juli 2014

Edisi Ramadhan [Indosat]

Assalamu'alaikum yaa ukhti, yaa akhi.
 
Apa kabar mu hari ini? Bagaimana kabar Ramadhan mu?
Semoga kita semua dalam kondisi baik dan ada dalam dekapan kasih sayang serta ridho Illahi. aamiin
 
Sedikit ingin bercerita mengenai bulan Ramadhan.
Saya rasa semua umat muslim mengenal bulan ini, bahkan kaum non muslim bisa jadi mayoritas tau mengenai bulan penuh barokah ini. Iya, kemarin ustadz dalam kajian Dzuhur Ramadhan mengatakan bahwa di Bulan Ramadhan setiap detiknya ada berkah. in syaa Allah. Kenapa tidak? Di bulan ini syetan-syetan dibelenggu, dosa-dosa diampuni, beribadah di balas berkali lipat dari pahala ibadah di bulan lain, puasa kita langsung mendapat balasan dari Allah, serta masih banyak lagi keberkahan di Bulan Ramadhan ini.
 
Mari bersama kita coba fahami hadits dan firman Allah berikut ini, kemudian kita coba untuk amalkan agar kita menjadi hamba yang bisa di sayang serta mendapatkan keridhoanNya, :
 
“Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan karena iman dan ihtisab, maka akan diampuni dosa-dosanya yang lalu.” (HR. Bukhari No. 38, 1910, 1802)
 
“Shalat yang lima waktu, dari jumat ke jumat, dan ramadhan ke Ramadhan, merupakan penghapus dosa di antara mereka, jika dia menjauhi dosa-dosa besar.” (HR. Muslim No. 233)
 
“Barang siapa yang shalat malam pada malam Lailatul Qadar karena iman dan ihtisab (mendekatkan diri kepada Allah) , maka akan diampuni dosa-dosanya yang lalu.” (HR. Bukhari No. 35, 38, 1802)
 
“Jika bulan Ramadhan maka dibukalah pintu-pintu rahmat, ditutup pintu-pintu neraka dan syetan dirantai.” (HR. Muslim No. 1079)
 
“Setiap amalan anak Adam itu adalah (pahala) baginya, kecuali puasa, karena puasa itu untuk-Ku dan Akulah yang akan membalasnya.” (HR. Bukhari No. 1795, Muslim No. 1151, Ibnu Majah No. 1638, 3823, Ahmad No. 7494, Ibnu Khuzaimah No. 1897, Ibnu Hibban No. 3416)
 
Dari beberapa kumpulan hadits di atas, maka, amat disayangkan jika bulan Ramadhan ini harus di lalui begitu saja. Pintu-pintu surga sudah Allah buka, jalan menuju (surga) pun sudah Allah mudahkan. Apa iya mau kita lewatkan kesempatan ini? Jika di umpamakan dalam sebuah games, maka masa di bulan ini sama halnya dengan babak bonus. Kita dapat mengambil sebanyak-banyaknya koin emas, karena di babak ini kita di mudahkan untuk mendapatkannya, rintangan dan segala kesulitan pun untuk sementara di hapuskan dalam permainan.
 
Lalu? Bagaimana caranya kita bisa sukses di bulan Ramadhan ini?
 
Hmm, that's the point. Yukk, kita coba belajar dan berlomba-lomba dalam kebaikan.
 
Banyak contoh yang bisa kita ambil. Misalnya, sesekali kita menilik keluarga kita di tempat lain.. Panti jompo misalnya, sudah jelas penghuni panti mayoritas lansia. Percaya atau tidak, jauh dalam hati mereka tinggal di panti jompo adalah hal yang menyakitkan. Namun, rasa syukur dan sabar mereka mengalahkan perasaan itu. Mereka masih bisa bahagia bersama keluarga baru mereka disana. Terus menjalani kehidupan dan meniti sisa langkah dalam menggapai keridhoanNya. Meski terasa sulit, meski sakit, meski terkadang harus tertatih.
Ahh, harus nya kita malu. Kita masih kuat, kita masih sehat, bahkan kita terlalu gagah untuk di kalahkan oleh mereka. Iyaa malu, karena mereka masih kuat beribadah. Mengumpulkan poin-poin di bulan barokah ini. Jadi? Kita masih mau mengeluh atau masih enggan untuk bisa berlomba mendapatkan kemenangan (khususnya di Ramadhan ini)? Jika iya jawabannya, coba cek kembali, apa yang salah pada hati kita?
 
Atau misalnya jika harus mengambil contoh ke tempat lain (contoh. Panti Jompo) terasa terlalu jauh atau kurang ada waktu?
 
Yukk coba ambil contoh dari rekan-rekan kerja kita. Misalnya, di PT. Indosat, Tbk. Boleh di crosscheck, kegiatan mereka menjual jasa-jasa telekomunikasi pasti tidak berhenti di bulan ini. Karyawan nya masih tetap fokus, menjual jasa Midi (jaringan untuk komunikasi data), terus meningkatkan service dan kualitas jaringan seluler nya, dan masih banyak lagi pekerjaan disana.
 
Tapiii, jangan salah lohh, ga sedikit dari mereka yang tak kalah semangat dalam berlomba di bulan Ramadhan ini.
 
Paginya mereka bekerja. Kemudian menyisipkan waktu untuk shalat Dhuha. Saat adzan Dzuhur mereka sudah bergegas pergi ke Masjid untuk shalat berjamaah kemudian mengikuti kajian Dzuhur Ramadhan. Ada juga yang mengisi waktu-waktu free mereka dengan tilawah.
Belum lagi di bulan ini banyak kegiatan rohani yang bisa di ikuti oleh segenap karyawannya. Jadi, meski aktivasi link MPLS, IDIA, IPhone, INIX, INP dan maintenance setiap Network Element tetap mereka kerjakan, itu semua tidak mengurangi semangat mereka dalam menggapai keridhoanNya.
 

Salah satu kegiatan yang di ikuti karyawan PT. Indosat, Tbk

 
Jadi, bagaimana kisah Ramadhan mu?
Apa mau terlewati begitu saja?
 
Jangan! Jangan mau kalah dengan mereka :)
 
Sungguh sangat merugi orang yang masih dipertemukan dengan Bulan Ramadhan, tapi selepas itu dosa-dosanya tidak diampuni oleh Allah SWT.
 
Karena kita tak pernah tau, apakah kesempatan ini akan datang lagi untuk kita?
Karena kita tak pernah tau, apakah tahun depan masih ada Ramadhan untuk kita?
Karena kita tak pernah tau, amalan mana yang akan mengantarkan kita ke surga atas ridhonya?
Karena kita tak pernah tau, seberapa buruk diri kita di mata Allah?
 
Yukk, sama-sama kita luruskan niat. Dan meraih kemengan di bulan ini (Ramadhan).
Agar keberkahan kita dapatkan. Ridhonya pun bisa kita raih. Hingga kelak kemengan sejati kita dapati di syurga nanti. in syaa Allah.
 
Yang benar dijadikan pelajaran dan di amalkan, yang salah mohon di luruskan.
 
Allahu ghoyatuna!
 
 
-int-

 

0 comments:

Poskan Komentar