Minggu, 08 Juli 2012

Ramadhan

| Marhaban yaa Ramadhan | Ahlan wa sahlan yaa Ramadhan |
| Selamat datang yaa Ramadhan | Welcome yaa Ramadhan |

Yukkk, sambut kedatangan ramadhan dengan penuh suka cita ~^o^~ ~^o^~ ~^o^~. Hhehee, ya memang harus bersuka cita dalam menyambut bulan penuh berkah ini. Karena ada janji dalam sebuah hadits "Barang siapa bergembira menyambut bulan suci Ramadhan, maka diharamkan baginya api neraka". 

Nhaah, sayang banget deh kalo kesempatan itu disia-siakan begitu aja. Hmm, kan masih ada tahun depan dan tahun-tahun berikutnya. Weitsss, sehebat apa diri mu bisa menjamin bahwa besok pagi kau masih hidup? Ahh, ga ada yang tau rahasia umur, jangankan tahun depan atau tahun2 berikutnya, besok pagi atau bahkan nanti malam pun kita ga pernah tau kalau ternyata waktu kita akan berakhir di dunia ini.

Hhihii, bukannya nakutin. Tapi yah begitu faktanya, manusia tak pernah tahu kapan waktunya kan berakhir. Maut bisa datang kapan saja, dimana saja, dan saat apa saja. Hikmahnya, jangan pernah tunda berbuat baik. Selagi ada waktu dan kesempatan. Karena kita tak pernah tau, apakah akan datang kesempatan kedua untuk kita berbuat baik?  jawabnya "wallahualam". *pikir dan renungkan*

Terlepas dari itu semua, kembali  ke topik awal, tentang menyambut kedatangan Ramadhan. Ok, let's pray "Allahumma bariklana fi rajab wa sya'ban wa balighna ramadhan"artinya : Ya Allah, berkahilah aku di bulan rajab dan sya'ban, dan sampaikanlah aku sampai bulan Ramadhan. aamiin

Kenapa harus menyambut Ramadhan (dengan suka cita) ? Alasan pertama adalah ada janji syurga seperti hadits yang telah disebutkan di awal. Alasan lainnya adalah karena Ramadhan bulan penuh berkah. Ada malam yang  malam itu lebih baik dari seribu bulan. Hayoo, siapa yang ga mau dapetin malam itu? Sayang banget kalo di sia-siakan begitu saja, umur kita aja kalo bisa sampe 63th belum tentu bisa mencapai pahala yang setara dengan 1000bulan. Hmm, apalagi yah...


Ahh iya, di bulan ramadhan itu syetan-syetan di belenggu, pintu neraka di tutup, dan pintu syurga dibuka selebar-lebarnya (tanpa ada yang di tutup).


Dari Abu Kuraib Muhammad bin Al Ala bin Kuraib, dari Abu Bakar bin Ayyasy, dari Al A’masy, dari Abu Shalih, dari Abu Hurairah Rodhiallhu’anhu, dia berkata, “Rasulullah Sholallahu’alaihi wa sallam bersabda ‘Apabila tiba awal malam bulan Ramadhan, maka syetan-syetan dan jin yang durhaka dibelenggu, pintu-pintu neraka ditutup, pintu-pintu surga dibuka dan tidak ada satu pintu pun yang ditutup, lalu (malaikat) penyeru menyerukan, “Wahai orang yang menghendaki kebaikan, datanglah. Wahai orang yang menghendaki kejelekan, berhentilah. Allah juga mempunyai pembebas-pembebas dari neraka. Hal itu (terjadi) pada tiap malam.” (H.R Tirmidzi no. 682 dan Ibnu Majah no.1642) 

Nhaah kan, mumpung syetan-syetan dibelenggu, so kita manfaatkan dengan perbanyak amal shaleh. Toh, nilai kebaikan yang Allah berikan akan dilipat gandakan dibulan ini. Amalan sunnah bernilai seperti amalan wajib, dan amalan wajib bernilai 70kali kebaikan.

Banyak kok amalan-amalan yang bisa kita lakukan di bulan Ramadhan, misalnya : Tilawah Qur'an, Shalat sunnah rawatib, shalat dhuha, qiyamu lail (bisa juga tarawih), sedeqah (ahh, bahkan senyum pun dianggap sedeqah, betapa Maha Pemurahnya ALLAH SWT), baca buku (about islam), menyambung silaturahmi, i'tikaf, ikut kajian-kajian, dll. 

Hmmm, meski sebenarnya banyak dari amalan-amalan tersebut bisa kita lakukan di bulan-bulan lain. Ada yang ga bisa sih, seperti tarawih. Ahh iya, jangan kendorkan semangat beribadah setelah ramadhan yah. yang sudah dibiasakan di bulan Ramadhan terus dibiasakan dibulan berikutnya. 

Jalan mencari ridho ALLAH itu terbuka dimana saja, kapan saja dan untuk siapa saja. Bulan Ramadhan, penuh keberkahan, jadi bisa dapet point lebih banyak jika kita sungguh2 beribadah. Tapiii, tetap yah, di bulan yang lain masih harus ingat tujuan kita. Menjadi hamba yang Mardhotillah. Semoga Ramadhan tahun ini better yah, tingkatkan ibadah yang masih kurang di tahun kemarin. aamiin

Dan tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepadaKu, (QS: Ad Dzariat 56)
Allah menciptakan alam semesta (termasuk manusia) tidaklah dengan palsu dan sia-sia (QS. As-Shod ayat 27)

Allahu Rabbi, Anta makshudi wa ridhaKa mathlubi.
-Int-

0 comments:

Poskan Komentar