Langsung ke konten utama

Kuliah Semester 5

Periode agustus 2013 sampai februari 2014 kemarin adalah periode awal aku kuliah lagi (setelah cuti satu semester). Jadi seharusnya intan itu udah semester 6, tapi karena cuti baru selesai semester 5 deh. Hhehee..

Nah, kuliah semester 5 kemarin adalah hal yang something interest untuk aku. Kenapa? Karena semester 5 selain kuliah awal lagi setelah cuti, aku serasa berkelana. Yaa, berkelana dari kelas ke kelas. Kali ini aku harus berpisah dengan teman teman di elektro 18. Gabung dengan kelas dari D3, kelas dari angkatan 21, dan kelas dari kakak kelas lain.

Jadi itu semua terjadi karena aku yang telat isi KRS. KArena telat bayar, dan isi KRS kelas di semester 5 kemarin pun di isi dengan kelas-kelas dari semester yang bukan seharusnya. Maklum, kalo udah mepet penutupan pengisian KRS udah banyak yang penuh kelasnya.

Di mulai dari perkuliahan hari sabtu, dari setengah 2 siang sampe jam 9 malam. Mana lagi 3 mata kuliah hari sabtu adalah mata kuliah hitungan. Pertama Telekomunikasi analog digital, kemudian sistem linear, dan malam nya Saluran Transmisi.

Hari minggu nya hanya ada 2 kuliah, yaitu Mekatronika dan Perancangan Sistem Digital. 

Yang seru adalah, di semester ini aku bisa punya kenalan tambahan. Dari kakak kelas, dari adek kelas sampe tmen2 angkatan yang baru masuk ekstensi D3 ke S1. Hhehee..

Seru lagi, semester ini belajar saluran transmisi lagi, ngitung smitch chart, mana lagi mata kuliah saltran ini setiap malam minggu, jam 7 sampai jam 9 malam. Orang-orang mungkin malam minggu mengabiskan waktu nya bersama keluarga atau orang yang dicinta, tapi aku harus berjuang melawan lelah belajar saltran. Hhahaa.. Tapi ini seru! Seseru harus kena imbas macet saat pulang malam minggu, karena orang-orang pada malam mingguan.

Nah, kalo matkul mekatronika belajar bikin robot gitu. Asiiikk ni, aku dan kelompok ku bikin robot mobil-mobilan.

Udah gitu aja, cerita semester 5. Alhamdulillah hasil semester 5 ini aku ada peningkatan IP dari yang sebelumnya harus jatuh terpuruk -_-

Sekian dulu.

-int-

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bekerja untuk Allah

"Dan katakanlah, 'Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang yang beriman akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui yang ghaib dan yang nyata lalu diberitakannya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.' ''(Q. S At-Taubah: 105)  Mari menyelami makna dari ayat Q. S At-Taubah: 105 ini. Menarik sekali, ayat ini menegur kita! Mengingatkan bahwasannya semua amalan memang seharusnya diniatkan karena Allah. Dan ayat tersebut bisa jadi tamparan keras untuk kita yang masih sering mengeluh dalam bekerja (termasuk saya pribadi). Hhehee.. Kenapa Masih Mengeluh Dalam Bekerja? Mungkin karena masih ada yang salah dalam niat kita, coba check kembali. Sudahkah niat kita bekerja karena Allah SWT? Ahh, bibir mungkin mampu berkata pada seluruh makhluk, "sudah, niat saya bekerja sudah karena Allah, insyaAllah" . Tapiii?? Kok hati masih sering menggerutu, protes kesana kemari karena banyaknya kerjaan y...

Dalam Dekapan Ukhuwah

by Salim A. Fillah Di buku ini, Dalam Dekapan Ukhuwah, kita ingin meninggalkan bayang-bayang Narcissus. Kita ingin kecintaan pada diri berhijrah menjadi cinta sesama yang melahirkan peradaban cinta. Dari Narcissus yang dongeng, kita menuju Muhammad yang menyejarah. Pribadi semacam Sang Nabi ini yang akan menjadi telisik pembelajaran kita. Inilah pribadi pencipta ukhuwah, pribadi perajut persaudaraan, pembawa kedamaian, dan beserta itu semua; pribadi penyampai kebenaran. Tak ayal, kita harus memulainya dari satu kata. Iman. Karena ada tertulis, yang mukmin lah yang bisa bersaudara dengan ukhuwah sejati. Iman itu pembenaran dalam hati, ikrar dengan lisan, dan amal dengan perbuatan. Kita faham bahwa yang di hati tersembunyi, lisan bisa berdusta, dan amal bisa dipura-pura. Maka Allah dan RasulNya telah meletakkan banyak ukuran iman dalam kualitas hubungan kita dengan sesama. Setidaknya, terjaganya mereka dari gangguan lisan dan tangan kita. Dan itulah bat...

BTS

Tulisan kali ini saya akan sedikit berbagi mengenai BTS dan perbedaan tower BTS antar operator di Indonesia. Berikut beberapa paparan mengenai BTS dari beberapa sumber : BTS adalah kependekan dari Base Transceiver Station . Dimana BTS berfungsi menjembatani perangkat komunikasi pengguna dengan jaringan menuju jaringan lain. Satu cakupan pancaran BTS dapat disebut Cell. Komunikasi seluler adalah komunikasi modern yang mendukung mobilitas yang tinggi. Dari beberapa BTS kemudian dikontrol oleh satu Base Station Controler (BSC) yang terhubungkan dengan koneksi microwave ataupun kabel optik. BTS adalah bagian dari peralatan yang memfasilitasi komunikasi wireless antara user equipment dan jaringan seperti GSM, CDMA, WLL, WAN, WiFi, WiMAX dll . BTS juga disebut sebagai radio base station (RBS), node B (di Jaringan 3G) atau cukup base station (BS). Singkatnya BTS berupa tower dimana terdapat antena yang mengirim dan menerima signal untuk komunikasi seperti selular (GSM, CDMA), Wi-Fi, ...